Forum Diskusi Kamnas

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini91
mod_vvisit_counterKemarin126
mod_vvisit_counterMinggu Ini1245
mod_vvisit_counterBulan Ini3583
mod_vvisit_counterTotal123116

Presiden Resmi Membuka ASEAN Fair 2011

Presiden resmi membuka ASEAN Fair 2011Nusa Dua, Bali: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono resmi membuka ASEAN Fair 2011 di Bali Tourism Development Corporation (BTDC), Nusa Dua, Senin (24/10) pagi. ASEAN Fair 2011 yang akan berlangsung selama satu bulan penuh ini merupakan salah satu rangkaian acara KTT ke-19 ASEAN dan East Asia Summit, November mendatang.

Menteri Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Mari E Pangestu dalam laporannya menjelaskan, Indonesia sebagai Ketua KTT ke-19 ASEAN berinisiatif untuk menggelar ASEAN Fair yang akan berlangsung selama satu bulan untuk memperkuat sosial kebudayaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat ASEAN mengenai perbedaan dan persamaan kebudayaan, tradisi, dan cara hidupnya.

"Peresmian pembukaan ASEAN Fair 2011 hari ini menandai dimulainya serangkaian kegiatan hingga tanggal 23 November 2011. Serangkaian aktivitas ini tidak hanya diselenggarakan di Bali, tapi juga di Jakarta. Melalui ASEAN Fair, kami berharap dapat memperkuat persaudaraan dengan kebudayaan. ASEAN Fair diselenggarakan untuk merayakan kekayaan kebudayaan negara-negara ASEAN melalui pertunjukan seni dan industri kreatif," Mari menjelaskan.

Sementara itu Presiden SBY dalam sambutannya menerangkan bahwa ide ASEAN Fair 2011 segaris dengan visi ASEAN Charter yang menyatukan masyarakat ASEAN di bawah one vision, one identity, and one caring and sharing community. "Kita dapat mempromosikan identitas ASEAN dengan meningkatkan saling pengertian dan apresiasi terhadap perbedaan dan persamaan dalam sejarah, warisan budaya dan cara hidup kita. Kebudayaan adalah bahasa universal yang menyatukan negara-negara ASEAN," ujar Presiden SBY.

Menurut Presiden SBY, ada duaASEAN Fair 2011 tujuan utama dalam penyelenggaraan ASEAN Fair 2011. "Pertama adalah mempromosikan kebudayaan ASEAN melalui materi-materi pameran yang menjelaskan sejarah, kebudayaan dan cara hidup masyarakat ASEAN dengan multimedia, buku, lukisan anak-anak, dan benda-benda kebudayaan seperti lukisan dan tekstil. Kedua, untuk merayakan kekayaan industri kreatif ASEAN melalui musik, film, buku, pertunjukan kebudayaan, barang-barang seni, tekstil," SBY menjelaskan.

Di akhir sambutannya, Presiden SBY memukul kentongan sebagai tanda diresmikannya pembukaan ASEAN Fair 2011. Kemudian Presiden, Ibu Negara, dan para undangan menyaksikan pawai ASEAN Fair 2011 yang diawali dengan prosesi Bleganjur, yaitu musik tradisional Bali dan arak-arakan ogoh-ogoh logo ASEAN Fair 2011, "Hello ASEAN”. Pawai diramaikan juga dengan konvoi 10 mobil hias lambang 10 negara ASEAN dan diakhiri dengan pertunjukan Jupiter Aerobatic Team dari Kementerian Pertahanan.

Usai membuka ASEAN Fair 2011, Presiden SBY dan Ibu Ani meninjau pameran ASEAN Art Exibition For Asean Fair 2011 di Museum Pasifika. Setelah itu Presiden SBY dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional Ngurah Rai untuk bersiap kembali menuju Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono. (osa)